Banjir Demak

Infojatengupdate.com – Banjir Demak mulai surut sehingga warga yang sebelumnya mengungsi di berbagai titik kini perlahan kembali ke rumah masing-masing. Penurunan debit air membuat aktivitas masyarakat mulai pulih, meskipun sebagian warga masih harus membersihkan sisa lumpur dan menyimpannya di lingkungan tempat tinggal mereka.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, jumlah pengungsi terus berkurang secara signifikan. Banjir Demak yang sempat memaksa ribuan warga mengungsi kini menyisakan sekitar 12 jiwa yang masih bertahan di Madrasah Diniyah Dukuh Sindon, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur. Mereka pun direncanakan akan segera kembali ke rumah karena kondisi sudah memungkinkan.

Sementara itu, Camat Guntur Sukardjo mengungkapkan bahwa sebanyak 114 warga yang sebelumnya mengungsi di aula kantor kecamatan telah kembali ke rumah sejak pukul 10.00 WIB. Banjir Demak yang sebelumnya merendam organisasi kini mulai surut, memberikan kesempatan bagi warga untuk melakukan pembersihan dan memulihkan kondisi rumah mereka.

Bencana ini terjadi akibat meluapnya Sungai Tuntang yang tidak mampu menampung debit air tinggi dari wilayah hulu. Kondisi tersebut diperparah dengan jebolnya tanggul di enam titik, masing-masing di Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo, yang menyebabkan udara melimpas ke organisasi, fasilitas umum, hingga area persawahan.

Data BPBD mencatat sebanyak 2.116 rumah terdampak dengan total 7.606 jiwa merasakan dampak langsung dari banjir tersebut. Sebelumnya, jumlah pengungsi mencapai 2.839 jiwa yang tersebar di sembilan desa di empat kecamatan, meliputi Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.

Kini, seiring kondisi yang semakin membaik, banjir Demak tidak hanya menyisakan cerita bencana, tetapi juga menjadi momentum bagi warga untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka seperti sediakala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kisah nyata Film Horor “Santet Segoro Pitu” ternyata berasal dari Keluarga asal Semarang

infojatengupdate.com, Semarang – Sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai dunia perdukunan. Bagi mereka,…