Infojatengupdate.com – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis untuk memperkuat kehancuran pendidikan berkualitas, penelitian, dan pengembangan institusi di masa depan. Peluncuran tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-50 UNS tahun 2026 di Solo, Jawa Tengah.
Rektor UNS Prof.Dr.Hartono,dr.,M.Si. mengatakan pembentukan Dana Abadi UNS menjadi bagian dari upaya universitas menyiapkan fondasi jangka panjang demi menjaga kualitas pendidikan dan daya saing kampus di tingkat nasional maupun global.
“Bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-50 tahun 2026, UNS resmi meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis untuk menjamin intuisi pendidikan yang berkualitas di masa depan,” kata Hartono pada peluncuran Dana Abadi UNS di Solo, Jumat.
Selama lima dekade berdiri, UNS disebut telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui lulusannya yang berkualitas, penelitian inovatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas.
Berbagai prestasi tersebut juga mendapatkan pengakuan nasional maupun internasional. Salah satu indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UNS terlihat dari posisi kampus tersebut yang selama dua tahun terakhir menempati peringkat kedua perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Menurut Hartono, kepercayaan masyarakat tersebut menjadi amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan institusi.
Dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia, UNS juga terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Bahkan dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, UNS berada di posisi kedua nasional, tepat di bawah Universitas Indonesia.
Dana Abadi UNS untuk Beasiswa dan Pengembangan Riset
Pembentukan Dana Abadi UNS dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian universitas dalam menjalankan berbagai program unggulan. Dana yang dihimpun nantinya akan dikelola secara berkelanjutan dengan prinsip pokok dana tetap utuh, sementara hasil investasinya digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan pengembangan kampus.
Hartono menjelaskan manfaat investasi Dana Abadi UNS akan didedikasikan pada pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, pengembangan infrastruktur pembelajaran dan penelitian, serta mendukung kegiatan kemahasiswaan guna meningkatkan prestasi dan reputasi universitas.
“Dana tersebut juga digunakan untuk memperkuat kegiatan kemahasiswaan guna meningkatkan prestasi dan reputasi, serta mendukung penelitian dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Hingga saat ini, Dana Abadi UNS tercatat telah mencapai Rp20.217.502.856. Dana tersebut berasal dari penempatan sisa RKAT tahun 2024 dan 2025, yang kemudian mulai dikelola dan diinvestasikan dengan mempertimbangkan aspek imbal hasil, keamanan, likuiditas, serta prinsip kehati-hatian.
Manfaat dari pengelolaan dana tersebut bahkan mulai dirasakan langsung oleh mahasiswa. UNS mencatat sebanyak 23 mahasiswa telah menerima bantuan beasiswa dari hasil investasi Dana Abadi UNS.
“Peluncuran Dana Abadi UNS pada malam ini menjadi tidak penting dalam ikhtiar bersama untuk memastikan kelanjutan pendidikan yang berkualitas di UNS,” kata Hartono.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS Prof. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D. menyebut Dana Abadi UNS sebagai fondasi penting bagi perguruan tinggi di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Menurut dia, selama lima dekade UNS telah menjadi rumah akademik bagi banyak generasi yang kini berkiprah di berbagai bidang sebagai ilmuwan, profesional, birokrat, pengusaha, hingga pemimpin masyarakat.
“Momentum 50 tahun ini menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadapi tantangan global. Dalam konteks tersebut, peluncuran Dana Abadi UNS dipandang sebagai fondasi penting bagi institusi institusi,” katanya.
Ia menegaskan pengelolaan Dana Abadi UNS harus dilakukan secara transparan, akuntabel, bijaksana, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.
“Dana Abadi UNS harus dikelola bukan hanya dengan kecermatan finansial, tetapi juga dengan kejernihan nilai. Tujuannya bukan semata-mata menghasilkan imbal hasil, melainkan memastikan manfaatnya kembali kepada misi luhur universitas,” ujarnya.
Peluncuran Dana Abadi UNS juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS Prof. Zudan Arif Fakrulloh serta Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto.
Menurut Respati, keberadaan Dana Abadi UNS dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan perluasan akses pendidikan bagi generasi muda di masa depan.
Peluncuran Dana Abadi UNS turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada 18 alumni berprestasi dan mewakili jajaran pimpinan universitas, senat akademik, dewan profesor, hingga para alumni dan mitra strategis UNS.








