SEMARANG — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan komitmennya terhadap penguatan ruang inklusivitas sosial melalui pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam gelaran Jateng Fest 2026, Jumat (26/6). Dalam kegiatan tersebut, Kesbangpol berkolaborasi dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) Jawa Tengah dengan menghadirkan partisipasi langsung dalam stan pameran dan bazar.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 18.00 WIB itu berlangsung semarak dan menjadi ruang interaksi antara masyarakat dengan komunitas penyandang disabilitas intelektual. Pada kesempatan tersebut, SOIna Jawa Tengah menghadirkan stan bazar yang menjual produk olahan berupa kue kering (cookies) hasil karya anak-anak binaan.

Ketua SOIna Jawa Tengah, Kristin, mengatakan bahwa keterlibatan anak-anak dalam aktivitas bazar bukan sekadar kegiatan pameran produk, melainkan bagian dari proses pembelajaran untuk membangun kemandirian serta meningkatkan kepercayaan diri mereka melalui interaksi sosial secara langsung.

“Anak-anak tuna grahita ini sengaja kami didik dan latih secara tekun agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa,” ujar Kristin.

Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Deniro, Duta Inklusi yang turut bertugas menjaga stan bazar. Pria berusia 29 tahun itu mengaku senang karena memperoleh kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan yang mempertemukan karya penyandang disabilitas dengan masyarakat luas.

Sementara itu, perwakilan Kesbangpol Jawa Tengah, Yoga, menegaskan bahwa sebagai lembaga yang membina organisasi kemasyarakatan (ormas), Kesbangpol memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kelompok masyarakat memperoleh ruang partisipasi yang setara.

Menurutnya, kolaborasi bersama SOIna dalam Jateng Fest menjadi bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam membangun ruang publik yang inklusif dan terbuka bagi seluruh warga negara.

“Kesbangpol Jawa Tengah berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh kelompok dan organisasi di Jawa Tengah tanpa membedakan suku, ras, agama, maupun latar belakang lainnya. Pada kegiatan ini, kami memberikan ruang dan pendampingan kepada rekan-rekan SOIna sebagai bentuk nyata bahwa inklusivitas bukan hanya konsep, tetapi praktik yang harus diwujudkan,” kata Yoga.

Kolaborasi dalam Jateng Fest 2026 tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Kehadiran stan bazar SOIna diharapkan tidak hanya menjadi sarana promosi hasil karya, tetapi juga memperkuat upaya pemberdayaan dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Jawa Tengah.

(Reporter: Tasya | Editor: Alfarisi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kejati Jateng Periksa Sekda Sumarno soal Pengadaan Smartboard 2024

Infojatengupdate.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, diperiksa oleh Kejaksaan…

5 Hal tentang Danantara: Asal-usul, Tujuan, hingga Jumlah Modal

infojatengupdate.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa peluncuran Badan Pengelola Investasi…

7 Fakta Nikita Mirzani Tersangka Kasus Pemerasan Bos Skincare

Jakarta, infojatengupdate.com – Penyidik Direktorat Siber Polda Metro Jaya menetapkan artis Nikita…

Danantara Diluncurkan Besok, Ini Poin-Poin Penting BPI di UU BUMN

infojatengupdate.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto akan segera meluncurkan Badan Pengelola…