Infojatengupdate.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Brangkal, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan KKN ini berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 19 Januari hingga 27 Februari 2026.

Beragam program kerja yang dijalankan mahasiswa KKN sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat desa. Program tersebut meliputi edukasi anti-bullying, pembuatan plang selamat datang desa, pembuatan tong sampah, bimbingan mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), senam sehat bersama warga, sadranan, penanaman pohon, bazar Ramadhan, kerja bakti, serta edukasi dan pemasangan poster kampanye “No Judol, No Pinjol”.

Ketua Kelompok KKN Tematik 2026, Rusman, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi seluruh anggota kelompok.

“Selama menjalankan program KKN di Desa Brangkal, kami belajar banyak hal tentang kebersamaan, kerja sama, dan semangat gotong royong masyarakat. Kami merasa diterima seperti keluarga sendiri, dan itu menjadi pengalaman yang tak akan kami lupakan,” ujar Rusman.

Ia menambahkan, interaksi langsung dengan warga membuat siswa memahami kondisi sosial masyarakat secara lebih nyata, sekaligus melatih kepekaan sosial dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Dari berbagai program yang dijalankan, kegiatan yang paling berkesan bagi kelompok maupun individu siswa adalah kelas literasi serta bimbingan belajar mengaji di TPA. Program tersebut dinilai memberi dampak langsung, terutama bagi anak-anak, baik dalam meningkatkan minat belajar maupun memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Kehadiran mahasiswa KKN UST di Desa Brangkal diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kisah nyata Film Horor “Santet Segoro Pitu” ternyata berasal dari Keluarga asal Semarang

infojatengupdate.com, Semarang – Sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai dunia perdukunan. Bagi mereka,…

Asal Usul Kromoleo di Magelang: Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya

Kromoleo merupakan salah satu warisan budaya yang tak ternilai di kawasan Magelang,…

DPRD bersama PJ Gubernur Jateng, Usulkan Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Jawa Tengah Periode 2025-2029.

infojatengupdate.com – 08/02/2025, 14.50 WIB SEMARANG, Info Jateng Update – DPRD Jawa…

5 Hal tentang Danantara: Asal-usul, Tujuan, hingga Jumlah Modal

infojatengupdate.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa peluncuran Badan Pengelola Investasi…