Infojatengupdate.comPresiden Prabowo Subianto menegaskan konflik global, termasuk situasi di Timur Tengah, tidak akan menjadi alasan untuk menghentikan program makan bergizi gratis (MBG). Ia memastikan program tersebut tetap berjalan meskipun pemerintah melakukan efisiensi anggaran.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan pengamat yang ditayangkan melalui kanal YouTube resminya pada Minggu (22/3/2026). Menanggapi pertanyaan terkait keinginan program MBG di tengah tekanan global, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap penyediaan gizi masyarakat.

Menurutnya, penghematan anggaran bisa dilakukan di sektor lain tanpa harus mengorbankan program strategi yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Ia bahkan menekankan bahwa program MBG merupakan prioritas utama pemerintah.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan,” ujar Prabowo.

Ia juga merasakan pengalamannya selama masa kampanye, di mana ia sering menemukan anak-anak yang mengalami stunting di berbagai daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan kuat untuk terus menjalankan program MBG.

“Saya lihat langsung anak usia 11 tahun, tapi tubuhnya seperti anak 4 tahun. Itu yang membuat saya yakin program ini harus berjalan,” katanya.

Prabowo mengaku optimis bahwa anggaran negara masih mampu mempertahankan program tersebut. Ia bahkan menyatakan keyakinannya terhadap arah kebijakan yang diambil pemerintah.

“Saya yakin kita berada di jalan yang benar. Uang kita ada, dan ini investasi untuk masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program serupa telah diterapkan di lebih dari 100 negara, dan Indonesia menjadi salah satu yang mengadopsinya. Bahkan, program MBG mendapat apresiasi dari berbagai lembaga internasional.

Berdasarkan kajian Rockefeller Institute dan World Food Program (WFP) PBB, setiap satu dolar yang diinvestasikan dalam program makan bergizi dapat menghasilkan manfaat hingga tujuh kali lipat dalam jangka pendek dan hingga 35 kali lipat dalam jangka panjang.

“Ini adalah investasi terbaik untuk pembangunan sumber daya manusia kita,” ujar Prabowo.

Meski begitu, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam implementasi di lapangan. Pemerintah, kata dia, telah mengambil langkah tegas dengan menutup lebih dari seribu titik layanan yang tidak memenuhi standar.

“Kalau ada pelanggaran, kita tindak. Sudah lebih dari 1.000 titik kita tutup,” ungkapnya.

Prabowo juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian besar masyarakat, khususnya di luar Pulau Jawa. Ia menilai program MBG menjadi sangat penting bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi secara merata.

Menurutnya, kebahagiaan masyarakat penerima manfaat menjadi indikator nyata pentingnya program tersebut, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

“Bagi sebagian masyarakat, ini sangat berarti. Kita ingin mereka juga merasakan kehadiran negara,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Karangan Bunga Ucapan atas Pelantikan Ahmad Luthfi-Tajyasin, Mulai Berjejer Di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah

infojatengupdate.com – 19/02/2025, 17.15 WIB. SEMARANG, infojatengupdate.com – Ruas Jalan Pahlawan, Kota…