Trans Jateng

INFOJATENGUPDATE.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan pengoperasian layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Koridor Gelangmanggung, rute baru yang direncanakan mulai beroperasi pada 2027. Koridor ini mencakup wilayah Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung, dan diharapkan membawa harapan baru terkait mobilitas masyarakat serta konektivitas antarkawasan. Selain itu, Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung juga akan menjadi bagian penting dalam pengembangan transportasi di wilayah ini.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan transportasi massal berbasis aglomerasi untuk meningkatkan efisiensi mobilitas harian warga dan menekan biaya transportasi.

Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung: Meningkatkan Mobilitas Masyarakat

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko menyatakan koridor Magelang-Temanggung merupakan bagian dari sistem transportasi terintegrasi yang dirancang seiring pengembangan kawasan aglomerasi Gelangmanggung. Komitmen ini ditegaskan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur dan pimpinan daerah setempat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut langkah ini sebagai awal penting dalam membangun sistem transportasi yang saling terhubung, nyaman, dan berkelanjutan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Temanggung menyatakan dukungannya dengan menyiapkan angkutan pengumpan (feeder) dari wilayah Temanggung menuju halte Trans Jateng Koridor Gelangmanggung.

Sosialisasi dan Keterlibatan Operator Lokal

Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang juga telah berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Tengah sejak pertengahan 2025 untuk persiapan koridor ini. Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Provinsi Jawa Tengah Bekora Seputranto mengatakan saat ini masih dilakukan sosialisasi kepada organisasi angkutan darat (Organda) di tiga wilayah yang akan dilayani koridor baru tersebut.

Bekora menegaskan bahwa kehadiran Trans Jateng bukan untuk menggantikan angkutan eksisting, tetapi justru melibatkan operator lokal sebagai bagian dari sistem transportasi terintegrasi, termasuk melalui pembentukan konsorsium dan peluang bagi awak angkutan terdampak untuk bergabung sebagai pramudi atau pramujasa.

Rute dan Armada

Trans Jateng Koridor Gelangmanggung akan melayani rute Terminal Maron (Kabupaten Temanggung) – Terminal Tidar (Kota Magelang) – Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) dengan dukungan 14 armada bus.

Diharapkan keberadaan koridor ini dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan layanan transportasi antarwilayah. Berdasarkan data layanan dari tujuh koridor yang telah beroperasi, tarif Trans Jateng mampu memberikan penghematan signifikan bagi masyarakat, mencapai sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000 per bulan.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga menerapkan tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, buruh, veteran, dan lansia, yang ditetapkan sebesar Rp1.000 sesuai keputusan gubernur.

Tahap Perencanaan Lanjutan

Dishub Jateng kini tengah menyusun Detailed Engineering Design (DED) dan melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat serta pemangku kepentingan terkait rencana pembukaan koridor tersebut. Sepanjang tahun 2025, layanan Trans Jateng telah melayani lebih dari 10,2 juta penumpang di tujuh koridor dengan total 115 unit bus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kisah nyata Film Horor “Santet Segoro Pitu” ternyata berasal dari Keluarga asal Semarang

infojatengupdate.com, Semarang – Sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai dunia perdukunan. Bagi mereka,…

Tempat Wisata Ramah Anak di Jawa Tengah untuk Liburan Keluarga

infojatengupdate.com – Liburan bersama keluarga tak lengkap tanpa destinasi wisata yang ramah…

Asal Usul Kromoleo di Magelang: Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya

Kromoleo merupakan salah satu warisan budaya yang tak ternilai di kawasan Magelang,…

Wisata di Jepara yang Lagi Hits

Pantai Bandengan Pantai Bandengan merupakan salah satu destinasi wisata jepara yang paling…