Infojatengupdate.com – Pascaberakhirnya Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Wonosobo, Jawa Tengah, tetap mengintensifkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah agar tetap aman dan terkendali.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, KRYD merupakan bentuk kementerian kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran serta kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Wonosobo.
“Kami tetap melaksanakan KRYD sebagai upaya lanjutan pasca Operasi Ketupat Candi, guna mengantisipasi arus balik Lebaran. Hal ini penting untuk memastikan situasi kamtibmas serta kamseltibcarlantas di wilayah Wonosobo tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya di Wonosobo, Kamis.
Ia menjelaskan, pengamanan terfokus pada sejumlah titik strategi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Diantaranya jalur-jalur utama, kawasan wisata, serta titik rawan kepadatan arus kendaraan.
Selain itu, personel Polres Wonosobo juga dikerahkan untuk melakukan patroli rutin dan pengaturan lalu lintas di berbagai lokasi. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi potensi kemacetan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik.
Petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pemudik yang kembali ke daerah asal agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Kepolisian mengingatkan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah.
Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Diperketat
Kapolres menekankan bahwa meskipun Operasi Ketupat Candi telah resmi berakhir, pengamanan tidak serta-merta dihentikan. Justru, melalui KRYD, pengawasan tetap dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika arus balik yang masih berlangsung.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat kembali ke tempat asal dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan yang diharapkan mampu memberikan rasa tenang sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau para pengendara untuk memanfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia apabila merasa lelah selama perjalanan. Hal ini penting guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi akibat kelelahan.
Polres Wonosobo juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam momentum arus balik Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas.
Dengan pengamanan yang terus diperkuat melalui KRYD, diharapkan situasi keamanan dan kedamaian masyarakat tetap terjaga, serta arus lalu lintas dapat berjalan lancar hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran selesai.





