Sekolah Rakyat

Infojatengupdate.com Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan segera membangun sekolah rakyat seluas 8,3 hektare di wilayah Kecamatan Subah sebagai upaya menekan angka putus sekolah di daerah tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Willopo, mengatakan pembangunan sekolah rakyat dipastikan hampir seluruhnya akan dilakukan di Desa Clapar karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang memadai.

“Insya Allah 90 persen dibangun di Desa Clapar karena wilayahnya berada di kawasan organisasi perkotaan, jaringan listrik, dan PDAM juga sudah mendukung. Kalau di wilayah Kecamatan Bandar masih masuk lahan pertanian pangan berkelanjutan,” kata Willopo di Batang, Minggu.

Pindah dari Bandar ke Desa Clapar

Menurut Willopo, sebelumnya sekolah rakyat direncanakan dibangun di wilayah Kecamatan Bandar. Namun, pemerintah daerah kembali melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan kesiapan teknis serta faktor pendukung lainnya sehingga lokasi pembangunan dipindahkan ke Desa Clapar, Kecamatan Subah.

Ia menyebut keputusan tersebut juga didukung tingginya antusiasme masyarakat setempat terhadap pembangunan sekolah rakyat.

“Langkah transfer ini bukan tanpa alasan kuat. Selain kesiapan teknis, antusiasme masyarakat Desa Clapar menjadi energi tambahan bagi pemerintah,” ujarnya.

Program Ribuan Anak Jadi Sasaran

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan hingga akhir April 2026, tercatat sebanyak 551 siswa sekolah dasar, 1.400 siswa sekolah menengah pertama, serta 1.145 siswa SMA/SMK di Kabupaten Batang mengalami putus sekolah.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah menilai keberadaan sekolah rakyat sangat diperlukan untuk membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak yang menghentikan sekolah.

“Oleh karena itu, kini ada sekitar 2 ribu anak yang menjadi sasaran utama agar mereka bisa kembali mengenyam pendidikan,” kata Willopo.

Warga Sambut Positif Sekolah Rakyat

Sementara itu, Camat Subah Moh Yasin menyampaikan masyarakat menyambut baik rencana pembangunan sekolah rakyat tersebut. Menurutnya, fasilitas pendidikan tingkat atas di wilayah Subah masih sangat terbatas.

“Kami mewakili masyarakat Subah menyambut bahagia. Di Kecamatan Subah SMA hanya ada satu sehingga keberadaan sekolah rakyat nantinya tentu akan sangat mendukung pendidikan di wilayah sini maupun daerah ini,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Ingin Kuliah di UNDIP? Cek Daya Tampung SNBP 2025 Berikut Ini

infojatengupdate.com – Universitas Diponegoro (UNDIP) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN)…

Cara Cek Hasil Kelulusan SNBP 2025 yang Diumumkan Hari Ini

infojatengupdate.com – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan mengumumkan hasil…

Ombudsman RI Jateng: Layanan Pendidikan di Kota Semarang Masih Diwarnai Dugaan Pungli

SEMARANG – Pelayanan publik di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 belum sepenuhnya…

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup! Pakar: Literasi Digital Jadi Kunci Utama

Infojatengupdate.com – Kebijakan regulasi penggunaan media sosial bagi anak dinilai belum cukup jika…