BATANG, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui Program Pemetaan Digital Persebaran UMKM Desa Kalisalak menyusun peta digital yang memuat lokasi, persebaran, dan informasi singkat UMKM di Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Program yang dilakukan melalui survei lapangan dan pengolahan data berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) ini ditujukan untuk mendukung Pemerintah Desa Kalisalak dalam mengelola data UMKM secara lebih terstruktur.

Program Pemetaan Digital Persebaran UMKM Desa Kalisalak dilaksanakan dengan mengumpulkan data secara langsung melalui survei lapangan. Dalam proses tersebut, mahasiswa melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM serta mengumpulkan informasi profil dan koordinat lokasi usaha.

Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan peta digital. Peta tersebut tidak hanya menunjukkan lokasi UMKM, tetapi juga memuat informasi singkat mengenai usaha yang telah berhasil didata. Penyajian data dalam bentuk spasial diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai persebaran UMKM di wilayah Desa Kalisalak.

Sasaran dari kegiatan ini terdiri atas dua pihak. Pemerintah Desa Kalisalak menjadi pengguna hasil pemetaan sebagai media pendukung pengelolaan data UMKM, sedangkan pelaku UMKM Desa Kalisalak menjadi objek pendataan dan pemetaan.

Program ini menghasilkan Peta Digital Persebaran UMKM Desa Kalisalak yang memuat informasi lokasi dan persebaran UMKM. Keberadaan peta tersebut dapat menjadi media pendukung bagi pemerintah desa dalam memperoleh informasi mengenai UMKM yang telah terdata berdasarkan lokasi geografisnya.

Namun, pelaksanaan pemetaan masih menghadapi keterbatasan waktu. Kondisi tersebut menyebabkan data yang diperoleh belum sepenuhnya lengkap dan masih terdapat beberapa UMKM yang belum terdata secara optimal. Oleh karena itu, peta yang telah disusun masih dapat dikembangkan melalui pembaruan data secara berkala.

Naufal Hanif Sabilaa, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Universitas Diponegoro sekaligus pelaksana program, menyampaikan bahwa pemetaan digital perlu dipandang sebagai data yang dapat terus dikembangkan, bukan hanya sebagai hasil akhir kegiatan KKN.

“Melalui pemetaan digital ini, kami ingin membantu Desa Kalisalak memiliki data UMKM yang lebih terstruktur dan mudah dipahami berdasarkan lokasi. Harapannya, peta ini dapat terus diperbarui dan dimanfaatkan pemerintah desa sebagai basis data untuk mengenali serta mengelola potensi UMKM yang ada,” ujar Naufal.

Ke depan, pembaruan dan penyempurnaan data UMKM secara berkala menjadi langkah penting agar peta digital yang telah disusun dapat berkembang menjadi basis data yang lebih komprehensif. Pendataan lanjutan juga diperlukan untuk melengkapi informasi UMKM yang belum berhasil teridentifikasi selama pelaksanaan program.

Melalui pemanfaatan SIG, Peta Digital Persebaran UMKM Desa Kalisalak diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh Pemerintah Desa Kalisalak sebagai salah satu media pendukung dalam pengelolaan informasi UMKM desa.

Penulis/Reporter: Naufal Hanif Sabilaa

Editor : Muhammad Alfarisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Cara Cek Hasil Kelulusan SNBP 2025 yang Diumumkan Hari Ini

infojatengupdate.com – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan mengumumkan hasil…

KPU Akui Tingkat Partisipasi Pilkada 2024 Tak Setinggi Pilpres dan Pileg

Pada tahun 2024, Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam hal partisipasi pemilih di…

Sritex PHK 8.400 Karyawan, Pemerintah Pastikan Hak Buruh Terjamin

infojatengupdate.com – Kurator Pengadilan Niaga telah memutuskan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap…

Tukar Uang Baru 2025 di PINTAR BI, Cek Cara dan Jadwal Lengkapnya

infojatengupdate.com – Situs resmi Bank Indonesia, PINTAR BI, kini telah dibuka untuk…