BATANG, 13 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Hasil Produksi UMKM menjadi Produk Bernilai Tambah untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan dan Meningkatkan Kemandirian Ekonomi” di Desa Kalisalak, Kecamatan Batang. Kegiatan yang menyasar pelaku UMKM ini dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai potensi pemanfaatan limbah makanan serta pembagian tiga buku saku sebagai media informasi dan panduan bagi pelaku UMKM.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap limbah makanan yang dihasilkan dari kegiatan produksi sehari-hari. Limbah seperti kulit buah, sisa sayuran, ampas kopi, cangkang telur, dan minyak jelantah masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Apabila dibuang tanpa pengelolaan yang tepat, limbah tersebut dapat menimbulkan bau tidak sedap, serta berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pengertian limbah produksi UMKM, jenis-jenis limbah makanan, serta dampak limbah terhadap lingkungan. Pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan berbagai potensi pemanfaatan limbah makanan, seperti kulit buah yang dapat dimanfaatkan menjadi eco enzyme, sisa sayuran sebagai bahan kompos, cangkang telur sebagai sumber kalsium bagi tanaman, serta minyak jelantah yang berpotensi dimanfaatkan menjadi lilin.

Pelaksanaan kegiatan berfokus pada penyampaian materi dan diskusi, tanpa praktik atau demonstrasi pengolahan secara langsung. Untuk mendukung keberlanjutan informasi yang telah diberikan, mahasiswa KKN turut membagikan tiga buku saku kepada pelaku UMKM. Buku saku tersebut memuat informasi mengenai limbah makanan, dampaknya terhadap lingkungan, prinsip pengelolaan limbah, serta contoh pemanfaatan limbah makanan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi.

Salah satu pelaku UMKM Desa Kalisalak memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi saya tentang limbah yang dihasilkan dari usaha saya. Ternyata beberapa limbah hasil pengolahan masih bisa dimanfaatkan dan tidak hanya dibuang. Buku saku yang diberikan juga sangat berguna untuk melihat informasi yang sudah disampaikan ” ungkapnya.

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui peningkatan kesadaran mengenai pengelolaan dan pemanfaatan limbah. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mengenalkan potensi pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah yang dapat dikembangkan oleh pelaku UMKM.

Diharapkan ke depannya pelaku UMKM dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan mulai memilah limbah hasil produksi UMKM dan mempertimbangkan pemanfaatannya sesuai dengan jenis serta potensinya. Tiga buku saku yang telah dibagikan diharapkan dapat menjadi media informasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan setelah kegiatan KKN berakhir. Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya mendorong pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab sekaligus membuka wawasan pelaku UMKM mengenai peluang pemanfaatan limbah untuk mendukung usaha yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Penulis : Muhamad Arya Lukmana

Editor : Muhammad Alfarisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kisah Film Sumala di Semarang

Asal Usul Legenda Sumala Legenda Sumala merupakan salah satu cerita rakyat yang…

Jadwal Puasa Ramadhan 2025: Tanggal Awal dari Pemerintah, Muhammadiyah & NU

infojatengupdate.com, 18/02/2025, 16.45 WIB Semarang, infojatengupdate.com – Puasa Ramadhan 2025 dinanti oleh…

Gaya Hollywood Glam Sabrina Carpenter di Grammy Award 2025

Penampilan Sabrina Carpenter di Grammy Awards 2025 menjadi sorotan utama di ajang…

Jersey Tandang Baru Timnas Indonesia Resmi Dirilis

Jersey Tandang Timnas Indonesia 2025 akhirnya resmi diperkenalkan pada Senin (3/2/2025) sore…