BATANG, 17 AGUSTUS 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Pasekaran melaksanakan serangkaian program kerja yang berfokus pada penguatan kapasitas dan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pasekaran, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Rangkaian program tersebut dimulai pada Sabtu (8/8/2026) dan dilaksanakan secara bertahap sebagai upaya membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM Desa Pasekaran, khususnya yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Luar Pasar Pasekaran (PLPP) Sekar Maharani. Program dilaksanakan berdasarkan kebutuhan pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan teknologi, terutama dalam aspek transaksi digital, pemanfaatan teknologi, identitas usaha, promosi, dan pelayanan kepada pelanggan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program “Pendampingan Peningkatan Kemampuan Adaptasi Pelaku UMKM terhadap Perkembangan Teknologi” yang dilaksanakan oleh Maylitha Amelinda. Pendampingan dilakukan secara door to door dengan menyesuaikan materi berdasarkan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha.

Selanjutnya, Vina Nurul Hidayaty melaksanakan program “Penguatan Sistem Pembayaran Digital bagi UMKM melalui Pendampingan Implementasi Transaksi Non-Tunai dan Edukasi Pembayaran Digital.” Pelaku UMKM diberikan edukasi mengenai manfaat pembayaran non-tunai dan didampingi dalam proses pembuatan QRIS. Setelah proses selesai, barcode QRIS diserahkan kepada pelaku usaha agar dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembayaran bagi pelanggan.
Selain aspek transaksi, penguatan identitas usaha juga menjadi bagian dari rangkaian program. Firza Hafidz melaksanakan “Penguatan Identitas Digital UMKM Paguyuban Sekar Maharani melalui Pendampingan Branding Berbasis Komunikasi Visual untuk Mendukung Promosi Produk Lokal.” Pendampingan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya identitas visual dalam membangun citra usaha, termasuk penggunaan logo, penyusunan katalog produk, dan pemanfaatan media digital untuk mendukung kegiatan promosi.
Pendampingan branding dilakukan kepada Ketua Paguyuban Sekar Maharani sebagai langkah awal agar pengetahuan yang diberikan dapat diteruskan kepada anggota paguyuban. Meskipun pertemuan bersama seluruh anggota paguyuban belum dapat terlaksana karena adanya pembatalan kegiatan dan keterbatasan waktu KKN, materi mengenai branding dan identitas digital telah disampaikan sebagai bekal awal bagi pengembangan promosi UMKM.
Penguatan kemampuan pelayanan kepada pelanggan juga dilakukan melalui program “Pembekalan Pelayanan Pelanggan Bilingual bagi Pelaku UMKM Desa Pasekaran dalam Paguyuban PLPP Sekar Maharani melalui Buku Saku ‘English for Accessible Service & Engagement (EASE)’” yang disusun oleh Nabil Ahmad Aditya Nugraha. Buku saku tersebut dirancang sebagai panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam menggunakan Bahasa Inggris sederhana ketika melayani pelanggan asing.
Buku saku “EASE” memuat berbagai ungkapan yang dapat digunakan dalam situasi pelayanan, mulai dari menyambut pelanggan, menjelaskan produk, menyampaikan harga dan metode pembayaran, hingga menutup transaksi. Materi juga mencakup contoh percakapan untuk usaha kuliner, kerajinan, oleh-oleh, dan jasa, serta dilengkapi dengan Quick Reference Sheet yang dapat digunakan sebagai panduan singkat.
Melalui keempat program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berupaya memberikan pendampingan yang mencakup berbagai aspek pengembangan UMKM. Pemanfaatan pembayaran digital diharapkan dapat mempermudah transaksi, peningkatan kemampuan adaptasi teknologi membantu pelaku usaha menghadapi perubahan, penguatan branding mendukung identitas dan promosi produk, sedangkan pembekalan bilingual membantu meningkatkan kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan asing.
Rangkaian program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Pasekaran melalui pendekatan multidisiplin. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara lebih optimal, memperkuat identitas usaha, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengembangkan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Penulis/Reporter: Maylitha Amelinda, Vina Nurul Hidayaty, Firza Hafidz, Nabil Ahmad Aditya Nugraha
Fotografer: Wenny Anjelina Pasaribu
Kontak Media / Humas Kelompok: @kknundipdesapasekaran








