Peningkatan kualitas masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat dalam memahami risiko lingkungan serta mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi bencana. Sebagai bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja bertema “Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Penguatan Basis Data Potensi Desa melalui Edukasi, Pemetaan, dan Pendataan.”

Salah satu kegiatan dalam rangkaian program tersebut dilaksanakan oleh Kanaya Agustina Kristanto, mahasiswa Program Studi Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. Dalam kegiatan ini, Kanaya berperan sebagai fasilitator dan edukator dalam pelaksanaan edukasi bencana laut dan kesiapsiagaan kepada siswa sekolah dasar.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai jenis bencana laut, khususnya tsunami, beserta penyebab, dampak, dan langkah dasar yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif agar dapat lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Dalam pelaksanaannya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui simulasi tsunami dan banjir rob sederhana. Media simulasi digunakan untuk memberikan gambaran kepada siswa mengenai proses terjadinya tsunami. Dengan melihat proses tersebut secara langsung melalui media pembelajaran, siswa diharapkan dapat memahami bagaimana gangguan yang terjadi di laut dapat menimbulkan gelombang besar dan berpotensi memberikan dampak di wilayah pesisir.

Selain mengenalkan proses terjadinya bencana, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan. Materi mencakup pengenalan tanda-tanda bahaya, pentingnya mengikuti arahan ketika terjadi bencana, serta tindakan dasar untuk menuju tempat yang lebih aman. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini bahwa pengetahuan mengenai bencana dapat membantu seseorang mengambil keputusan yang tepat dalam situasi darurat.

Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya media simulasi tsunami interaktif yang dapat membantu siswa memahami proses terjadinya tsunami serta langkah dasar mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Media tersebut dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan penyampaian materi secara teoritis בלבד.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memperkuat pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai kondisi lingkungan dan potensi risiko bencana. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan dalam merespons situasi bencana.

Program ini menunjukkan bahwa penguatan kualitas masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. Dengan menggabungkan penyampaian materi dan simulasi interaktif, proses pembelajaran menjadi lebih partisipatif serta mendorong siswa untuk memahami pentingnya mitigasi bencana.

Ke depan, media simulasi dan materi edukasi yang telah digunakan diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Melalui peningkatan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan sejak usia dini, masyarakat diharapkan semakin memiliki kemampuan untuk mengenali risiko, memahami langkah mitigasi, dan membangun ketangguhan dalam menghadapi potensi bencana.

Kanaya Agustina Kristanto – mahasiswa Program Studi Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Cara Cek Hasil Kelulusan SNBP 2025 yang Diumumkan Hari Ini

infojatengupdate.com – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan mengumumkan hasil…

Ingin Kuliah di UNDIP? Cek Daya Tampung SNBP 2025 Berikut Ini

infojatengupdate.com – Universitas Diponegoro (UNDIP) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN)…

Ombudsman RI Jateng: Layanan Pendidikan di Kota Semarang Masih Diwarnai Dugaan Pungli

SEMARANG – Pelayanan publik di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 belum sepenuhnya…

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup! Pakar: Literasi Digital Jadi Kunci Utama

Infojatengupdate.com – Kebijakan regulasi penggunaan media sosial bagi anak dinilai belum cukup jika…