SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 17 melaksanakan program pendampingan strategi pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 20–23 Oktober. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan usaha lokal sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Program ini menyasar 10 UMKM di Kelurahan Ngijo melalui tiga kegiatan utama, yaitu pendampingan pendaftaran QRIS, pembuatan titik lokasi usaha melalui Google Maps, serta pendataan UMKM. Ketiga kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital guna mendukung kemudahan transaksi, meningkatkan keterjangkauan informasi usaha, dan mengidentifikasi potensi UMKM lokal.
Pendampingan pendaftaran QRIS dilakukan untuk membantu pelaku UMKM mengenal dan memanfaatkan sistem pembayaran digital. Penggunaan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan transaksi bagi pelanggan serta mendukung adaptasi pelaku usaha terhadap perkembangan sistem pembayaran nontunai.
Selain itu, mahasiswa KKN UNNES GIAT 17 membantu pelaku UMKM membuat titik lokasi usaha melalui Google Maps. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan calon pelanggan dalam menemukan lokasi usaha, sekaligus meningkatkan visibilitas UMKM di ruang digital.
Kegiatan lainnya berupa pendataan UMKM di Kelurahan Ngijo. Pendataan ini bertujuan untuk menghimpun informasi mengenai keberadaan dan potensi usaha lokal sebagai dasar dalam mendukung perencanaan program pengembangan UMKM secara lebih terarah.
Program ini sejalan dengan *SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi*, khususnya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat. Pendampingan digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kesiapan usaha dalam menghadapi perkembangan pasar dan teknologi.
Kegiatan ini juga berkaitan dengan *SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur*, melalui pengenalan dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung aktivitas usaha. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan dan pemberdayaan masyarakat mencerminkan semangat *SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan*, melalui kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal.
Melalui program pendampingan strategi pemasaran digital ini, KKN UNNES GIAT 17 berharap UMKM di Kelurahan Ngijo semakin mengenal manfaat teknologi digital dan mampu memanfaatkannya sesuai kebutuhan usaha. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat daya saing UMKM serta mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.







