Taj Yasin Dorong PADI 2026

Infojatengupdate.com Pekan Agro Digital Inovasi (PADI) 2026 yang digelar di Soropadan Agro Center, Temanggung, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda wisata unggulan. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong agar kegiatan pariwisata tersebut masuk dalam kalender resmi Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Taj Yasin, PADI 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran inovasi di sektor pertanian, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar.

Potensi Wisata dari Sektor Pertanian

PADI 2026 menghadirkan berbagai inovasi dari sektor pertanian dan peternakan yang melibatkan dinas terkait dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah serta pelaku usaha swasta.

Kegiatan ini dinilai mampu menjadi magnet baru berbasis agro. Tidak hanya menampilkan hasil produksi, tetapi juga membuka ruang edukasi dan promosi bagi masyarakat luas.

“Ke depan kita dorong agar Agro Expo ini bisa masuk kalender pariwisata kegiatan Jawa Tengah, karena potensinya sangat besar,” ujar Taj Yasin.

Lebih dari sekedar pameran, PADI juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang terintegrasi. Kegiatan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari produksi, inovasi teknologi, hingga pengembangan bisnis dan pemasaran.

Selain komoditas pertanian, sektor peternakan juga menjadi sorotan, dengan menampilkan berbagai unggulan seperti kambing dan produk turunannya.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai sektor pertanian serta memperluas peluang ekonomi bagi pelaku usaha.

Optimisme terhadap PADI sebagai agenda wisata bukan tanpa alasan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan serupa berhasil menarik sekitar 133 ribu pengunjung.

Jumlah tersebut menjadi indikator kuat bahwa PADI memiliki daya tarik besar dan layak dikembangkan sebagai event tahunan berskala lebih luas.

“Dengan jumlah pengunjung yang cukup tinggi, ini sangat layak menjadi agenda rutin yang terintegrasi dengan sektor pariwisata,” kata Taj Yasin.

Dampak Ekonomi dan Promosi Daerah

Jika masuk dalam kalender resmi pariwisata, PADI 2026 diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga pariwisata dan ekonomi daerah.

Kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi potensi lokal sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Temanggung dan wilayah sekitarnya.

Selain itu, keterlibatan pelaku usaha lokal juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Dorongan agar PADI 2026 masuk dalam kalender wisata Jawa Tengah menunjukkan adanya peluang besar dalam mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata.

Dengan konsep yang inovatif dan daya tarik pengunjung yang tinggi, PADI berpotensi menjadi ikon baru wisata agro di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kisah nyata Film Horor “Santet Segoro Pitu” ternyata berasal dari Keluarga asal Semarang

infojatengupdate.com, Semarang – Sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai dunia perdukunan. Bagi mereka,…