Sumurrejo — Kegiatan pengolahan pangan berbasis masyarakat merupakan salah satu bentuk penerapan pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Keterlibatan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya kelompok UMKM wanita, memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan produksi pangan. Melalui kegiatan praktik secara langsung, pengetahuan mengenai proses pengolahan dapat dikembangkan berdasarkan pengalaman dan kondisi nyata di lapangan. Hal tersebut menjadi salah satu tujuan dalam kegiatan Glycos-Food – Nutrasetika: Produksi Delai Bar, yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama perwakilan kelompok UMKM Wanita di Kelurahan Sumurrejo.

Kegiatan produksi Delai Bar dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 14.30 sampai dengan pukul 17.00 WIB di Balai Kelurahan Sumurrejo. Bertindak sebagai bagian dari persiapan konsumsi Sekolah Lansia dan Muda Produktif di Kelurahan Sumurrejo, kegiatan ini melibatkan langsung perwakilan kelompok UMKM Wanita. Selain untuk menghasilkan produk, proses ini juga dirancang sebagai wadah belajar bersama dan saling bertukar pengetahuan antara tim PPK Ormawa BEM FK UNNES dan para ibu UMKM yang sudah berpengalaman di bidang pengolahan pangan. Kegiatan berlangsung secara partisipatif, dengan peserta tidak hanya mengikuti instruksi, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan produksi.

Sebelum proses pengolahan dimulai, tim PPK Ormawa BEM FK UNNES bersama para ibu UMKM terlebih dahulu mempersiapkan bahan, peralatan, serta kebutuhan produksi yang akan digunakan. Persiapan dilakukan untuk memastikan seluruh bahan berada dalam kondisi baik dan peralatan yang digunakan telah tersedia serta bersih. Pada tahap ini, tim juga menjelaskan alur pembuatan Delai Bar agar setiap peserta dapat memahami tahapan yang akan dilakukan. Pembagian tugas dilakukan secara sederhana sesuai kondisi di

 

lapangan, mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pencampuran, mengolah adonan, hingga mempersiapkan proses pengukusan. Suasana kegiatan berlangsung aktif karena setiap peserta memiliki kesempatan untuk terlibat sekaligus memberikan masukan berdasarkan pengalaman masing-masing.

Di dapur produksi, suasana berbagi pengetahuan mengalir secara alami. Teori pengolahan pangan berpadu langsung dengan pengalaman praktis para ibu UMKM. Hal ini terlihat jelas saat memasuki tahap pengukusan (intermittent steaming), di mana para ibu memberikan masukan penting terkait pentingnya penyesuaian proses di lapangan.

“Pengukusan tidak bisa dipatok kaku 20 menit,” ujar salah satu anggota UMKM berbagi pengalamannya.

Menurut mereka, proses pengukusan tidak perlu dilakukan terlalu lama. Besarnya nyala api, volume air di panci, hingga karakter bahan baku menjadi variabel penting yang harus diperhatikan secara berkala dan dirasakan dengan kepekaan naluri memasak. Masukan ini menegaskan bahwa keterampilan mengolah pangan tidak hanya bersandar pada penetapan waktu secara teoritis, tetapi juga pada pengamatan langsung di lapangan. Diskusi praktis ini pun berhasil memperkaya teknis produksi Delai Bar demi menghasilkan tekstur dan kualitas gizi yang optimal.

Setelah tahap pengukusan, proses dilanjutkan dengan pengamatan terhadap hasil olahan. Para peserta bersama-sama memperhatikan tekstur, bentuk, dan kondisi produk untuk memastikan hasil yang diperoleh sesuai dengan karakteristik yang diharapkan. Tahap ini menjadi kesempatan bagi tim PPK Ormawa BEM FK UNNES dan kelompok UMKM Wanita untuk melakukan evaluasi secara langsung. Apabila ditemukan bagian yang masih perlu diperbaiki, peserta mendiskusikan penyebab dan kemungkinan penyesuaiannya pada proses produksi berikutnya. Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada menghasilkan produk, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami hubungan antara setiap tahapan pengolahan dengan kualitas akhir Delai Bar.

Selain aspek teknis, kebersihan selama proses produksi turut menjadi perhatian. Peserta diarahkan untuk menjaga kebersihan tangan, bahan, peralatan, serta area kerja selama kegiatan berlangsung. Penerapan kebersihan tersebut menjadi bagian penting dalam pengolahan pangan karena kualitas produk tidak hanya ditentukan oleh rasa dan tekstur, tetapi juga oleh proses produksi yang higienis dan aman. Melalui praktik langsung, para ibu UMKM dapat melihat bahwa penerapan kebersihan dapat dilakukan secara sederhana dan menjadi bagian dari kebiasaan produksi sehari-hari.

Interaksi selama kegiatan juga berlangsung secara dua arah. Tim PPK Ormawa BEM FK UNNES memberikan penjelasan berdasarkan pengetahuan yang telah dipersiapkan, sementara para ibu UMKM memberikan tanggapan berdasarkan pengalaman mereka dalam mengolah pangan. Pertukaran tersebut menciptakan proses belajar yang lebih kontekstual karena setiap pembahasan dapat langsung dikaitkan dengan kondisi nyata di dapur produksi. Pengalaman para pelaku UMKM menjadi sumber pembelajaran yang melengkapi pengetahuan teknis yang dibawa oleh tim, sehingga proses produksi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan teori sekaligus praktik di lapangan.

Selain menghasilkan Delai Bar untuk mendukung kebutuhan konsumsi lansia pada kegiatan Sekolah Lansia, kegiatan ini memberikan manfaat dalam bentuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi kelompok yang terlibat. Praktik secara langsung memungkinkan peserta memahami tahapan produksi dengan lebih nyata, termasuk pentingnya melakukan pengamatan selama proses pengolahan. Adanya diskusi dan pertukaran pengalaman dengan perwakilan kelompok UMKM Wanita juga menjadi bagian penting dalam kegiatan karena masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan produksi berikutnya. Pengetahuan tersebut berpotensi mendukung pengembangan keterampilan pengolahan pangan di tingkat kelompok UMKM.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kemampuan kelompok UMKM Wanita untuk menghasilkan produk pangan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Pengalaman yang diperoleh selama proses produksi dapat menjadi bekal untuk melakukan pengulangan produksi secara lebih mandiri. Dengan memahami tahapan pengolahan, mengenali karakter bahan, serta mampu melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi selama proses berlangsung, kelompok UMKM diharapkan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam menjaga konsistensi produk.

Kegiatan Glycos-Food – Nutrasetika: Produksi Delai Bar pada akhirnya menjadi bentuk kolaborasi antara Tim PPK Ormawa BEM FK UNNES dengan kelompok UMKM Wanita di Kelurahan Sumurrejo. Kolaborasi tersebut tidak hanya menghasilkan produk pangan untuk mendukung kegiatan Sekolah Lansia dan Muda Produktif, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam proses pengolahan pangan. Keterlibatan aktif kedua pihak menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana yang memberikan pengalaman langsung dan manfaat yang dapat diterapkan kembali oleh masyarakat.

Melalui praktik produksi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi kelompok UMKM Wanita dalam mendukung proses produksi pangan yang lebih terkontrol dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian kelompok melalui penguatan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan produksi selanjutnya. Dari Balai Kelurahan Sumurrejo,

proses sederhana dalam mengolah Delai Bar menjadi langkah nyata dalam mempertemukan pengetahuan, pengalaman, dan pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Cara Cek Hasil Kelulusan SNBP 2025 yang Diumumkan Hari Ini

infojatengupdate.com – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan mengumumkan hasil…

KPU Akui Tingkat Partisipasi Pilkada 2024 Tak Setinggi Pilpres dan Pileg

Pada tahun 2024, Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam hal partisipasi pemilih di…

Sritex PHK 8.400 Karyawan, Pemerintah Pastikan Hak Buruh Terjamin

infojatengupdate.com – Kurator Pengadilan Niaga telah memutuskan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap…

Tukar Uang Baru 2025 di PINTAR BI, Cek Cara dan Jadwal Lengkapnya

infojatengupdate.com – Situs resmi Bank Indonesia, PINTAR BI, kini telah dibuka untuk…