Klaten, 14 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi literasi keuangan bagi Karang Taruna Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini mengangkat tema “Strategi Mewujudkan Ketahanan Finansial: Mitigasi Dampak Pinjaman Online terhadap Rekam Jejak Kredit pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 30 Juli 2026 di Balai RW 06 dengan sasaran anggota Karang Taruna Desa Gatak. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan layanan keuangan secara bijak serta pentingnya menjaga rekam jejak kredit.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan di Indonesia. Selain itu, mahasiswa menjelaskan mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), termasuk fungsi SLIK dalam mencatat informasi riwayat kredit dan pembiayaan masyarakat.
Materi juga membahas kolektibilitas kredit (KOL) yang menggambarkan kualitas pembayaran kredit, mulai dari kredit yang lancar hingga kredit yang bermasalah. Peserta diberikan pemahaman bahwa keterlambatan pembayaran dapat memengaruhi rekam jejak kredit dan menjadi salah satu pertimbangan lembaga keuangan ketika seseorang mengajukan pinjaman.
Selain itu, peserta diberikan edukasi mengenai perbedaan pinjaman online legal dan ilegal, risiko penggunaan layanan keuangan yang tidak resmi, serta tips menjaga rekam jejak kredit, seperti membayar cicilan tepat waktu, meminjam sesuai kemampuan finansial, dan menghindari tunggakan.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa penggunaan layanan keuangan perlu dilakukan secara bijak. Rekam jejak kredit juga penting untuk dijaga karena dapat menjadi pertimbangan ketika seseorang membutuhkan pembiayaan di masa mendatang,” ujar puput, mahasiswa pelaksana program..
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi diskusi serta tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait SLIK, kolektibilitas kredit, pinjaman online, serta cara menjaga kondisi keuangan agar tetap sehat.
Sebagai bagian dari evaluasi, mahasiswa juga memberikan post-test kepada peserta setelah kegiatan berlangsung. Hasil post-test digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan sekaligus menjadi salah satu luaran dari kegiatan edukasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengambil keputusan terkait pinjaman dan penggunaan layanan keuangan. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.








