Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan Program Multidisiplin 1 “Digitalisasi dalam Rangka Pengembangan UMKM di Desa Pandak” sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usahanya. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pandak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan pelaku UMKM setempat.
Program ini berfokus pada pengenalan QRIS sebagai metode pembayaran digital, disertai edukasi mengenai pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha. Materi yang diberikan mencakup manfaat dan tata cara pendaftaran QRIS, pembukuan sederhana secara digital, serta keamanan dalam melakukan transaksi digital. Kegiatan juga dilengkapi dengan praktik dan pendampingan agar peserta dapat lebih memahami penerapan digitalisasi secara langsung.
Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, mahasiswa melakukan pre-test dan post-test kepada 19 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi. Secara umum, sebagian besar peserta telah memahami materi QRIS dan menunjukkan ketertarikan untuk menggunakannya dalam kegiatan usaha mereka.
Berdasarkan hasil post-test, 94,74% peserta telah memahami materi QRIS, sedangkan 63,16% peserta menunjukkan niat untuk membuat QRIS. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu memberikan pemahaman awal yang baik mengenai pembayaran digital kepada pelaku UMKM Desa Pandak.
Meskipun demikian, hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa masih terdapat peserta yang telah memahami QRIS tetapi belum memiliki niat untuk menggunakannya. Kondisi ini menjadi bahan evaluasi bahwa digitalisasi UMKM tidak hanya membutuhkan edukasi, tetapi juga pendampingan dalam penerapannya, terutama untuk membantu pelaku usaha mengatasi keraguan dan kendala teknis dalam penggunaan QRIS.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Tim II Undip berharap digitalisasi dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu UMKM Desa Pandak berkembang dan beradaptasi dengan perubahan teknologi. Peningkatan literasi digital dan pemanfaatan QRIS diharapkan dapat mendukung transaksi yang lebih praktis sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.








