TROKETON, PEDAN — Pelayanan administrasi desa menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sebagai bentuk kontribusi kepada pemerintah desa dan masyarakat, mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro (UNDIP), Raynanda Maharya, mahasiswa Program Studi Hukum, melaksanakan kegiatan piket pelayanan di Kantor Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, pada Jumat (14/8/2026).
Kegiatan piket tersebut merupakan bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam membantu aktivitas pelayanan dan administrasi yang berlangsung di Kantor Desa Troketon. Dalam pelaksanaannya, Raynanda membantu perangkat desa dalam berbagai kegiatan administratif, khususnya membantu proses pembuatan surat dan kebutuhan administrasi lainnya yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.
Pelayanan administrasi memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa karena berbagai kebutuhan masyarakat tidak terlepas dari dokumen dan surat-menyurat. Melalui kegiatan piket, mahasiswa dapat terlibat secara langsung dalam aktivitas pemerintahan di tingkat desa sekaligus memahami bagaimana proses pelayanan publik dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan administratif masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, Raynanda berkoordinasi dengan perangkat Desa Troketon dalam membantu pekerjaan yang diperlukan. Selain membantu pembuatan surat, kegiatan piket juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal mekanisme kerja di kantor desa serta membangun komunikasi dan kerja sama dengan perangkat desa. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan agar pekerjaan administratif dapat berjalan dengan lebih tertib dan efektif.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya diwujudkan melalui program sosialisasi maupun kegiatan lapangan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam mendukung aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi bentuk pembelajaran nyata bagi mahasiswa mengenai pelayanan publik, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa dalam membantu pelayanan administrasi desa juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice and Strong Institutions). Salah satu semangat SDG 16 adalah mendorong terwujudnya institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif pada berbagai tingkatan. Dukungan terhadap tertib administrasi dan pelayanan masyarakat di tingkat desa menjadi bagian sederhana tetapi penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui kegiatan piket di Kantor Desa Troketon, hasil yang dapat dilihat berupa sistem administrasi dan pengarsipan data desa yang terstruktur, rekapitulasi dokumen pelayanan masyarakat, laporan ringkas terkait kegiatan administrasi untuk pihak desa, serta catatan alur pelayanan yang mudah dipahami oleh perangkat desa maupun masyarakat.







