Infojatengupdate.com – Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat pria yang mengapung di Embung Terpus pada Senin (4/5/2026) pagi. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan temuan ceceran darah di sekitar lokasi beberapa hari sebelumnya.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa menyampaikan, penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang petani sekitar pukul 06.30 WIB.
Saksi bernama Rebo (67), warga sekitar, awalnya melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan embung saat beraktivitas di ladang. Karena penasaran, ia mendekat dan memastikan bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Kayen langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area sekitar juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Petugas kemudian melakukan identifikasi korban serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, kami segera mendatangi TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk pendataan saksi serta evakuasi korban,” ujar AKP Parsa.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Soewondo Pati untuk dilakukan otopsi. Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses pendalaman.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari Tim Dokkes Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Ceceran Darah Jadi Fokus Penyelidikan
Kapolsek mengungkapkan sebelumnya, pada Sabtu (2/5) malam, warga sempat menemukan ceceran darah di sekitar lokasi embung. Temuan ini kini menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan.
“Kami sedang mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara penemuan mayat dengan ceceran darah yang sebelumnya ditemukan di sekitar lokasi,” jelasnya.
Pihak kepolisian menegaskan akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Masyarakat yang diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Selain itu, warga juga diimbau untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait kejadian tersebut melalui layanan kepolisian 110 yang aktif 24 jam.
Kasus penemuan mayat di Embung Terpus Pati masih dalam tahap penyelidikan intensif. Polisi mendalami berbagai kemungkinan, termasuk kaitan dengan temuan ceceran darah sebelumnya.
Hasil otopsi dan penyelidikan lanjutan diharapkan dapat mengungkap secara jelas penyebab kematian serta kronologi kejadian tersebut.







