Infojatengupdate.com – Halaman bersejarah Pura Mangkunegaran mendadak berubah menjadi lautan manusia dan aroma rempah yang menggoda. Ribuan warga dari berbagai sudut Solo Raya tumpah ruah memadati gelaran Uleg Bazar Kuliner (UBK) yang berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 14 hingga 17 Mei 2026. Acara yang mengolaborasikan kekayaan rasa dan hiburan papan atas ini sukses menciptakan magnet baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bengawan.
Sebagai lokasi ketiga setelah sukses besar di Makassar dan Lampung, Solo dipilih bukan tanpa alasan. Karakter masyarakatnya yang dikenal sebagai penikmat kuliner sejati menjadikan Uleg Bazar Kuliner sebuah festival yang sangat dinantikan. Dengan mengusung tema ‘BUAT KAMU’, penyelenggara berusaha memberikan apresiasi khusus bagi warga lokal melalui pengalaman kuliner yang tidak biasa.
Kolaborasi Rasa: Dari Kuliner Jakarta hingga Surabaya
Keunggulan utama dari festival yang diinisiasi oleh PT Sekar Laut, Tbk ini adalah kehadiran sepuluh kuliner legendaris yang didatangkan langsung dari tiga kota besar: Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Kehadiran mereka memberikan variasi rasa bagi pengunjung yang ingin mencicipi hidangan hits tanpa harus keluar kota.
Daftar tenant pilihan yang memadati area Uleg Bazar Kuliner di antaranya adalah Artirasa, Baso Afung, dan Cimol Bojot AA. Pecinta makanan berat khas Jakarta juga dimanjakan dengan kehadiran Nasi Matah Blok-M, Nasi Mercon Blok-M, serta Ketan Susu Barito dan Puding Paman Barito yang legendaris sebagai pencuci mulut. Tidak ketinggalan, kesegaran Susu Murni Bahagia, gurihnya Martabak Madura Mak Ndut, dan cita rasa otentik Chatramue turut melengkapi petualangan rasa di Pura Mangkunegaran.
Kurasi tenant ini secara khusus menonjolkan makanan dengan cita rasa pedas, sejalan dengan identitas brand Sambal Uleg dari PT Sekar Laut, Tbk. Pengunjung tidak hanya sekadar makan, tetapi juga bisa merasakan sensasi “pedas nampol” yang dipadukan dengan suasana estetik keraton.
Dentuman Musik: Aftershine hingga Roni Parulian
Sisi hiburan menjadi pilar penting yang membuat Uleg Bazar Kuliner di Solo terasa begitu masif. Pada malam pembukaan yang digelar Kamis (14/5) malam, suasana pecah saat kelompok musik Aftershine naik ke atas panggung. Ribuan kaum muda Solo tampak bernyanyi bersama (sing-along) di bawah sorotan lampu panggung, menciptakan harmoni antara keriuhan konser dan kepuasan kulineran.
Keseruan tidak berhenti di hari pertama. Pihak penyelenggara telah menyiapkan jadwal penampilan artis yang dirancang untuk memuncak setiap harinya. Grup pop Jawa yang sedang naik daun, Guyon Waton, dijadwalkan akan menggoyang panggung pada Sabtu (16/5). Sementara itu, bintang berbakat Roni Parulian dipastikan akan menjadi penutup yang manis pada hari terakhir, Minggu (17/5). Kombinasi antara kuliner dan musik ini terbukti efektif menarik minat generasi Z dan milenial untuk menghabiskan waktu di lokasi acara.
Komitmen PT Sekar Laut, Tbk untuk Masyarakat
Presiden Direktur PT Sekar Laut, Tbk, Welly Gunawan, menyatakan bahwa pemilihan tema ‘BUAT KAMU’ adalah bentuk dedikasi perusahaan kepada konsumen setianya. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang jualan, melainkan ruang interaksi sosial yang merangkul semua usia.
“Tahun ini di Solo, Uleg Bazar Kuliner menghadirkan banyak hiburan spesial memang kami hadirkan khusus ‘buat kamu’, warga Solo Raya. Kami ingin menciptakan momen di mana keluarga bisa berkumpul, anak muda bisa menonton konser, dan anak-anak bisa berkompetisi secara kreatif,” ujar Welly Gunawan saat ditemui di sela-sela pembukaan acara.
Hal ini dibuktikan dengan beragamnya kegiatan sampingan yang diselenggarakan. Mulai dari LKBB Competition yang melibatkan tim Paskibra sekolah, drawing and coloring kids competition untuk mengasah bakat anak-anak, hingga lomba makan pedas yang selalu menjadi daya tarik ikonik di setiap gelaran UBK. Adanya school performance juga memberikan panggung bagi bakat-bakat lokal dari institusi pendidikan di Solo untuk menunjukkan kebolehan mereka.
Strategi Tiket dan Edukasi Produk
Salah satu poin menarik yang menjadi perbincangan pengunjung adalah skema tiket masuk yang sangat terjangkau. Dengan biaya sebesar Rp25.000, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas festival. Menariknya, PT Sekar Laut, Tbk menerapkan strategi pemasaran kreatif melalui promo Beli Sambal Dapat Tiket Masuk.
“Kami ada promo spesial Beli Sambal Dapat Tiket Masuk yang sangat menguntungkan. Jadi dengan Rp25.000 sudah dapet produk sambal, bisa masuk untuk kulineran, icip-icip gratis, dan menonton konser,” tambah Welly. Strategi ini dinilai cerdas karena tidak hanya meningkatkan penjualan produk secara langsung, tetapi juga memberikan nilai tambah (value for money) yang tinggi bagi masyarakat.
Antusiasme warga yang membeludak sejak hari pertama menjadi indikator bahwa Solo tetap menjadi barometer penting bagi event berskala nasional. Uleg Bazar Kuliner di Pura Mangkunegaran bukan hanya sekadar pasar malam modern, melainkan perayaan atas kekayaan rasa, budaya, dan kebersamaan masyarakat di tengah dinamika Kota Solo yang terus berkembang.







