GATAK, DELANGGU — Dalam upaya meningkatkan budaya literasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, program kerja sosial kemasyarakatan resmi dilaksanakan di Pojok Baca Gedung Graha Karya Utama, Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Program ini digagas dan dijalankan oleh Finishya Kanaya Augusty, mahasiswa dari program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi yang tergabung dalam Tim II KKN-R Desa Gatak 2026.
Kegiatan pengabdian ini berlangsung secara bertahap selama tiga hari, yaitu pada tanggal 22–23 Juli dan dilanjutkan pada tahap finalisasi pada 13 Agustus 2026.
Fokus utama dari program kerja ini adalah melakukan penataan ulang tata letak dan pengelompokan koleksi buku berdasarkan kategori serta tema-tema yang menarik dan intuitif. Langkah ini diambil guna mengatasi susunan buku yang sebelumnya kurang terstruktur, sehingga warga kerap kesulitan saat mencari bacaan yang diminati.
Dengan memanfaatkan latar belakang keilmuannya di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Finishya Kanaya Augusty mengawali kegiatan pada 22–23 Juli 2026 dengan proses pemilahan (sorting), pembersihan, serta klasifikasi koleksi buku. Buku-buku dikelompokkan ke dalam beberapa segmen tema khusus, seperti buku bacaan anak, pengetahuan umum, keterampilan praktis, hingga literatur populer.
Selain pengelompokan buku, tata ruang baca baru (layout) juga dirancang agar suasana membaca menjadi lebih nyaman, terang, dan kondusif. Dengan alur pencarian yang terorganisasi dengan baik, warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa kini dapat menemukan bahan bacaan secara cepat dan efisien.
Memasuki tahap akhir kegiatan pada 13 Agustus 2026, tim merampungkan penataan fisik area Pojok Baca sekaligus memasang poster ajakan literasi. Poster-poster edukatif dan persuasif ini dipasang di titik-titik strategis area Gedung Graha Karya Utama untuk menarik perhatian masyarakat sekitar agar tergerak untuk berkunjung dan memanfaatkan fasilitas Pojok Baca secara optimal.
“Program pengabdian ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya akses literasi yang inklusif di tingkat desa. Melalui keilmuan perpustakaan yang diterapkan, diharapkan Pojok Baca yang rapi, tertata, dan nyaman ini dapat menumbuhkan kembali minat dan kegemaran membaca warga Desa Gatak,” ujar Finishya Kanaya Augusty, mahasiswa pelaksana program KKN tersebut.
Pengelola Gedung Graha Karya Utama beserta warga Desa Gatak menyambut hangat dan mengapresiasi perubahan ini. Diharapkan Pojok Baca yang baru ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat sarana edukasi dan tempat menambah wawasan bagi seluruh warga Desa Gatak








